Teringat dengan kata hacker, biasanya yang terlintas di
bayangan adalah seorang kutu buku dengan kaca mata tebal dengan gaya hidup yang
acak-acakan. Tapi tidak berlaku untuk
Xiao Tian. Dia adalah seorang hacker yang
modis.Penampilan dan gaya hidupnya begitu rapi, dinamis bahkan terkesan
feminim.
ia juga tertarik sekali dengan dunia fashion, khususnya
sepatu. Dalam blog nya dia sering berbagi cerita tentang tempat-tempat yang
pernah dia datangi. Itulah alasan mengapa Xiao memiliki banyak fans dan
followers di dunia, khususnya para pria.
Xiao Tian, mulai dikenal sejak umur 19 tahun. Setelah
membentuk China Girl Security Team, salah satu kelompok hacker khusus wanita
terbesar di china. Kiprahnya dalam dunia hacking juga tidak diragukan lagi.
Raksasa search engine nomor satu di dunia, Google pun pernah merasakan serangan
hebat dari Tian beserta timnya. Xiao Tian melakukan serangan canggih terhadap
sistem infrastruktur google china. Bahkan, google akhirnya tidak tahan dan
memilih untuk menarik semua layanan operasionalnya di China akibat hantaman
hacker yang bertubi-tubi tersebut.
Penampilannya penuh gaya. Pakaian musim dingin
serbahitam dipadu sepatu but setinggi betis. Kadang tangannya mengepit sebuah
tas Louis Vuitton. Kalung berbandul keluaran Coco Chanel menghiasi lehernya.
Senyum manis hampir selalu mewarnai bibirnya yang mungil.
Siapa yang menyangka bahwa gadis modis berusia 20 tahun ini
mampu berperan mengusir raksasa mesin pencari, Google. Bersama rekan-rekannya
di China Girl Security Team, gadis tersebut, Xiao Tian turut melancarkan
serangan kepada perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu.
Google baru-baru ini menyatakan siap mengundurkan diri dari China dan menutup seluruh operasional mereka di sana. Raksasa mesin pencari itu mengaku sudah tidak tahan dengan gelombang serangan yang dilancarkan para hacker asal negeri Panda tersebut.
Xiao Tian, berarti surga kecil, mulai dikenal saat berusia 19 tahun, setahun setelah membentuk China Girl Security Team pada Maret 2007.
“Saya membentuk China Girl untuk memberi ruang bagi perempuan yang tidak dianggap dalam dunia hacker yang dijejali kaum Adam,” kata gadis kelahiran Hunan, 6 September 1989 ini.
Sehari-hari, Xiao Tian menuntut ilmu di Universitas Teknologi Xi'an. Penggemar kopi ini juga mengaku tergila-gila akan sepatu, terutama sepatu dengan warna yang mencolok. Namun Xiao Tian mengaku tidak akan membeli sepatu hanya karena sepatu itu cantik.
“Saya menyukai sepatu, namun saya tidak membeIi sepatu yang hanya akan membuat saya lelah dan tidak praktis,” tulis Xiao Tian di blognya.
Dalam blognya, Xiao Tian jarang menulis soal keberhasilannya meretas laman tertentu. Perempuan yang tinggal di distrik Chaoyang, Beijing, ini lebih sering bercerita mengenai tempat yang dia kunjungi.
Tulisannya pun lebih sering bernada melankolis meski dia mengaku tidak ingin menulis tentang kesedihan. “Saya tidak ingin menyebutkan hal-hal yang dapat membangkitkan penderitaan,” kata Xiao Tian.
Meski anggota klub hacker Xiao Tian masih relatif kecil dibandingkan dengan populasi hacker di China, tidak diragukan lagi bahwa Xiao Tian telah berada di jajaran selebritis hacker China. Awalnya, dia mengaku bahwa popularitas yang mendadak dia sandang sangat melelahkan.
Bos China Girl ini pun mengungkapkan bahwa dia hanya gadis biasa yang menggemari komputer dan blogging. Dalam resolusinya awal 2010 ini pun, Xiao Tian menyatakan tidak berencana meretas perusahaan lain. Xiao Tian justru berjanji akan menurunkan berat badan hingga mencapai 44 kilogram.
Google baru-baru ini menyatakan siap mengundurkan diri dari China dan menutup seluruh operasional mereka di sana. Raksasa mesin pencari itu mengaku sudah tidak tahan dengan gelombang serangan yang dilancarkan para hacker asal negeri Panda tersebut.
Xiao Tian, berarti surga kecil, mulai dikenal saat berusia 19 tahun, setahun setelah membentuk China Girl Security Team pada Maret 2007.
“Saya membentuk China Girl untuk memberi ruang bagi perempuan yang tidak dianggap dalam dunia hacker yang dijejali kaum Adam,” kata gadis kelahiran Hunan, 6 September 1989 ini.
Sehari-hari, Xiao Tian menuntut ilmu di Universitas Teknologi Xi'an. Penggemar kopi ini juga mengaku tergila-gila akan sepatu, terutama sepatu dengan warna yang mencolok. Namun Xiao Tian mengaku tidak akan membeli sepatu hanya karena sepatu itu cantik.
“Saya menyukai sepatu, namun saya tidak membeIi sepatu yang hanya akan membuat saya lelah dan tidak praktis,” tulis Xiao Tian di blognya.
Dalam blognya, Xiao Tian jarang menulis soal keberhasilannya meretas laman tertentu. Perempuan yang tinggal di distrik Chaoyang, Beijing, ini lebih sering bercerita mengenai tempat yang dia kunjungi.
Tulisannya pun lebih sering bernada melankolis meski dia mengaku tidak ingin menulis tentang kesedihan. “Saya tidak ingin menyebutkan hal-hal yang dapat membangkitkan penderitaan,” kata Xiao Tian.
Meski anggota klub hacker Xiao Tian masih relatif kecil dibandingkan dengan populasi hacker di China, tidak diragukan lagi bahwa Xiao Tian telah berada di jajaran selebritis hacker China. Awalnya, dia mengaku bahwa popularitas yang mendadak dia sandang sangat melelahkan.
Bos China Girl ini pun mengungkapkan bahwa dia hanya gadis biasa yang menggemari komputer dan blogging. Dalam resolusinya awal 2010 ini pun, Xiao Tian menyatakan tidak berencana meretas perusahaan lain. Xiao Tian justru berjanji akan menurunkan berat badan hingga mencapai 44 kilogram.



0 comments:
Post a Comment